4 Tips Memilih dan Menentukan Wedding Planner yang Tepat

Sebelumnya mungkin Anda sudah menyewa jasa dari Wedding Planner atau Wedding Organizer, namun bagaimana Anda tahu jika vendor tersebut bisa dipercaya dan tepat untuk menjalankan pesta pernikahan Anda? Sebelum memilih dan menentukan Wedding Planner yang tepat, pastikan untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Lokasi Vendor

Pernikahan merupakan moment paling penting dan berharga yang dialami setiap pasangan. Maka dari itu persiapan pernikahan tidak boleh dilakukan main-main, harus dengan kesabaran dan sikap bijaksana. Biasanya pasangan menyewa jasa Wedding Planner untuk membantu merencanakan pernikahan, namun tidak mudah untuk menemukan Wedding Planner yang sesuai. Pertama-tama, lihalah lokasi vendor, ada baiknya jika Anda memilih untuk menggunakan vendor yang lokasinya tidak jauh dari venue pernikahan, jadi ketika dibutuhkan untuk datang, mereka bisa datang dengan cepat, Wedding Planner tersebut pasti memiliki koneksi yang cukup banyak dengan vendor pernikahan lainnya.

Pengalaman

Dari berbagai referensi yang Anda peroleh, pasti ada beberapa orang yang telah memberikan referensi Wedding Planner dengan pengalaman bekerja yang singkat dan panjang. Untuk amannya, pastikan memilih Wedding Planner yang bekerja cukup lama, artinya mereka memiliki banyak pengalaman menangani pernikahan orang lain. Cari vendor yang sudah berpengalaman dengan reputasi yang baik supaya pernikahan benar-benar ditangani oleh orang-orang profesional dan tepat.

Kecocokan

Coba simak dengan baik bagaimana karakter dari Wedding Planner tersebut, apakah cocok dengan karakter Anda? Jika Anda tidak menyukai mereka, pastinya Anda tidak bisa bekerja sama dengan baik, alangkah bijaknya jika memilih Wedding Planner yang benar-benar memahami kebutuhan Anda dan memiliki kecocokan, jadi saat membantu merencanakan perikahan tidak akan ada kesalahan kecil yang mereka buat.

Portofolio Menarik

Apakah Anda cukup terkesan degan portofolio yang mereka miliki, jika jawabannya adalah ya, maka tunggu apalagi, segera sewa Wedding Planner tersebut sebelum jadwal mereka benar-benar padat di musim ini.

Menikah bukanlah hal mudah yang butuh persiapan sedikit, karena menikah artinya memasuki babak baru dan memiliki keluarga baru, rencanakan pernikahan dengan baik dengan menggunakan jasa Wedding Planner.

Sumber : Akumoment
 

Robot Quince Sang Penyelamat Saat Ada Bahaya Di Reaktor Fukushima

Robot penyelamat dapat pergi ke tempat yang tak dapat kita jangkau. Robot ini mencari di antara reruntuhan, memeriksa bom mobil, dan membawa ranjau. Robot penyelamat sudah digunakan secara luas selama beberapa tahun belakangan ini. Perusahaan pembuat robot Amerika, iRobot, sudah mengirimkan 3.000 penyelamat kecilnya ke baris depan militer AS. Bagi orang Jepang, gempa Kobe pada 1995 merupakan peristiwa yang memicu Jepang untuk mengembangkan robot yang dapat menembus dan bergerak di antara reruntuhan rumah yang terlalu berbahaya bagi tim penyelamat.

Berkat inisiatif itulah tercipta Active Scope Camera yang dapat bergerak melalui celah-celah kecil. Uji coba pada kebocoran reaktor Robot penyelamat buatan Jepang, seperti Quince, dibuat tidak dengan balutan yang spektakuler dan mirip dengan pembersih ranjau dari AS. Robot ini panjangnya tak lebih dari satu meter dan bergerak dengan menggunakan ban ulat atau ban rantai. Meski demikian, robot ini bukanlah robot biasa. Quince adalah robot yang antidebu dan antiair yang dapat membersihkan tubuhnya sendiri dari bahan-bahan kimia berbahaya. Saat paling bersejarah bagi Quince adalah pada 2011 ketika ada kebocoran reaktor di Fukushima. Pada saat itu, hanya Quince yang dapat menembus lantai atas reaktor Fukushima untuk mengukur tingkat radiasi di sana. Akan tetapi, kontak dengan Quince pernah terputus karena kabel penghubungnya putus.

Komunikasi melalui sinyal tak dapat dilakukan karena dinding reaktor yang sangat tebal. Pada akhirnya, digunakanlah dua rangkaian robot. Harga robot Quince bisa mencapai US$90.000. Orang tak terlalu suka kehilangan sesuatu, kata Profesor Surmann dari Institut Gelsenkirchen dan mitra proyek EU, Nifti. Gagasannya adalah menggunakan robot sekali pakai yang murah untuk dikirim ke lokasi kejadian. Robot akan membuat sebuah jaringan dan mengirimkan gambar lokasi kejadian kepada tenaga penyelamat.

Setelah itu, barulah dikirim robot yang mahal dengan tetap berhubungan melalui sinyal dengan robot sekali pakai. Model yang dikerjakan oleh Institut Gelsenkirchen hanya bernilai US$650 karena model tersebut menggunakan komponen yang sudah jadi seperti mobil mainan, router, atau smartphone. Platform yang digunakan adalah ROS yang menggantikan sistem operasi Windows atau Linux. Sebuah komunitas pecinta sistem operasi tersebut terus mengembangkan feature baru untuk ROS, seperti driver yang dapat membaca sensor dari smartphone berbasis Android.

Sumber: https://teknorus.com