3 Tanda Ini Tunjukkan Calon Pengantin Lelah dan Butuh Jasa WO

Akuwedding – Bayangan untuk memiliki kehidupan baru dengan orang terkasih tentunya sangat menyenangkan, namun sebelum jauh membayangkan mengenai hal tersebut, alangkah baiknya bila Anda memutuskan untuk menikah terlebih dahulu. Merencanakan pesta pernikahan mungkin tidak mudah, namun bila tidak dilakukan, apakah Anda bersedia menikah di catatan sipil saja tanpa ada pesta pernikahan?.

Rasanya menikah sederhana tanpa pesta dengan menikah luar besar dengan pesta resepsi pastinya berbeda, kesan yang dihasilkan akan sangat berbeda.

Daripada bingung dan stres, ketika Anda merasa lelah saat merancang pesta pernikahan, intip tanda-tanda ketika tubuh Anda butuh istrirahat dari mempersiapkan pesta pernikahan bersama WO berikut ini:

Tidak Bisa Tidur

Meskipun Anda sudah menggunakan jasa Wedding Organizer professional untuk membantu mengatur rencana pernikahan Anda namun tidak semua persiapan dilakukan oleh pihak Wedding Organizer, termasuk di dalamnya pemilihan bridesmaid, perhitungan angpao pernikahan, dan hal-hal pribadi lainnya yang lebih nyaman dilakukan sendirian atau bersama keluarga daripada pihak luar yang ikut campur. Ketika menghadapi situasi yang sudah tidak bisa diperbaiki lagi pengaruhnya terkadang Anda merasa stres sekali, contohnya saat sudah mencetak banyak udangan, padahal ada kesalahan pada penulisan alamat atau nama mempelai, hal ini bisa membuat Anda merasa stres bahkan tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Gelisah Berlebihan

Tidak hanya kehilangan banyak waktu tidur, terlalu tertekan dalam melakukan persiapan pernikahan terkadang membuat calon pengantin merasa gelisah secara berlebihan, kondisi ini tidak bisa diprediksi kapan datangnya dan pribadi tidak bisa mengendalikan hal tersebut, ketika Anda mengalami hal ini atau melihat pasangan Anda mengalaminya, mintalah dia untuk beristirahat sejenak dan menyerahkan persiapan pesta pernikahan yang belum kelar pada orang lain.

Mudah Marah

Sifat dasar manusia ketika merasa tidak puas dengan apa yang dilakukannya selain kecewa dan sedih adalah marah. Dari ketiga sifat tersebut, hal yang paling sering dialami oleh calon pengantin adalah perasaan marah, apalagi jika Wedding Organizer memberikan kabar buruk di tengah-tengah persiapan pernikahan yang hampir rampung.